twitter


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Seiring dengan perkembangan dan kemajuan dunia kesehatan di Indonesia, dewasa ini telah beredar ratusan jenis obat-obatan. Tetapi adakalanya obat-obatan tersebut tidak terjangkau oleh rakyat kecil, karena harganya cukup mahal.
Mengingat tujuan umum pembangunan di bidang kesehatan mencakup antara lain untuk meningkatkan dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada rakyat, terutama kepada golongan masyarakat ekonomi lemah, baik dari desa ataupun kota. Khususnya mengenai obat-obatan diusahakan agar menyebar merata dengan harga yang terjangkau. Di samping itu perlu diupayakan adanya suatu pengobatan alternatif dengan memanfaatkan tumbuh-tumbuhan di lingkungan sekitar kita.

Namun, masih belum banyak masyarakat yang mengetahui dan menyadari bahwa tumbuh-tumbuhan di sekitar kita seperti tanaman hias dapat dimanfaatkan sebagai alternatif tanaman obat keluarga atau yang biasa kita sebut dengan TOGA. Karena dasar ilmiah inilah penulis ingin memaparkan lewat laporan yang berjudul “ Pemanfaatan Tamanan Hias Sebagai Alternatif Tanaman Obat Keluarga (TOGA)” yang insya Allah akan diterima sebagai suatu catatan ataupun agenda yang bermanfaat bagi kita semua.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut:
1. Apakah tanaman hias dapat dimanfaatkan sebagai alternatif tanaman obat keluarga (TOGA)?
2. Bagaimana cara mengelola tanaman hias menjadi alternatif tanaman obat keluarga(TOGA)?



C. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulis dalam menyusun paper ini adalah:
1. Untuk mengetahui apakah tanaman hias dapat dimanfaatkan sebagai alternatif tanaman obat keluarga (TOGA).
2. Untuk mengetahui cara mengelola tanaman hias menjadi alternatif tanaman obat keluarga(TOGA).

D. Manfaat penulisan
Selain tujuan penulisan di atas, adapun manfaat penulisan paper ini adalah:
1. Bagi penulis, paper ini dapat digunakan sebagai penambah ilmu pengetahuan dan wawasan.
2. Bagi pihak lain, paper ini dapat digunakan sebagai sebagai bahan pertimbangan dan acuan dalam menyayangi dan melindungi keluarga dari gangguan penyakit.

E. Metode Penelitian
Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode:
1. Study pustaka, yaitu metode pengumpulan data dengan cara membaca buku-buku literature.
2. Metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung di lapangan yang dilakukan penulis pada waktu outbond Kelas Unggulan di Malang, juga mengamati dan meninjau langsung tanaman yang dijadikan objek di lingkungan sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tmbakberas Jombang.
3. Metode dokumentasi, yaitu metode pengumpulan data dengan cara mencari gambar-gambar dari objek-objek yang diteliti

0 komentar:

Posting Komentar