twitter



teman-teman,,,
sasi mnta maaf ya,,,

mungkin sasi punya banyak salah sama kalian, sasi minta maaf,,,,
sasi juga minta doanya teman-teman,,,,
biar sasi bisa berhasil,,,,
amiiiin,,,,,

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

bEgitU bEsAr kAsih sAyAnG OrAnGtUa kEpAda anak, tApi mEngapa masih banyak anak yang durhaka kepada orangtua??? orangtua selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya, selalu mengumandangkan doa-doa dan harapan-harapan besar kepada anaknya,tapi apa balasan dari sang anak, ia malah pergi meninggalkan orangtuanya. orangtua yang selama ini menjaga, mendoakan, dan menyayanginya. disaat orang tua kembali lemah dan membutuhkan kasih sayang sang anak,ia harus hidup dengan susah payah, dengan sisa kakuatan yang ada.Hingga orangtua meninggal, lantas apa yang akan ia berikan kepada orangtuanya??/
hanya doa???
betapa teganya!!!!
mna jatidirimu sebagai seorang anak??/

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

Lebih penting mana, menghargai atau dihargai? Memberikan apresiasi atau diapresiasi? Pertanyaan tersebut kerap kali mampir dan menggugah egosentrisme semua orang, sehingga pertanyaan tersebut cukup mampu memberikan “PR” pada diri kita. Bahkan, pertanyaan ini terkadang tidak begitu diperhitungkan sama sekali oleh masing-masing kita, sehingga tiap tindakan yang kita lakukan menjadi nihil atas nilai pengakuan pada eksistensi “the others”.

Menghargai adalah upaya memahami keberhasilan orang lain yang didasarkan pada penilaian obyektif atas prestasi tersebut. Menghargai itu memerlukan kedewasaan pemikiran yang kemudian mengantarkan pelakunya pada sikap obyektif tanpa kepentingan subyektif-personal atas sebuah prestasi. Memahami keberhasilan orang lain menuntut pengetahuan kita akan konteks dimana keberhasilan tersebut muncul dan menunjukkan kualitasnya.

Kepicikan akan muncul di benak masing-masing diri kita ketika sebuah prestasi dilihat dan dipahami secara parsial, tidak memiliki latar belakang, proses, dan lebih picik lagi ketika keberhasilan dianggap sama pada tiap ruang dan waktu. Artinya, apapun bentuk prestasi yang ditorehkan seseorang, kita anggap tidak lebih baik dibanding prestasi-prestasi lain, atau bahkan tidak lebih bermutu dari prestasi yang telah kita klaim sebagai “milik” kita. Inilah yang disebut dengan cara pandang ahistoris.

Memahami sebuah prestasi orang lain, berarti juga berupaya untuk mengetahui posisi dan eksistensi orang yang akan kita pahami. Disinilah persoalan mendasar muncul dan kita lupakan. Sering kali kita menganggap bahwa memahami eksistensi orang lain itu berbanding terbalik dengan upaya memahami diri sendiri. Hal ini kemudian memunculkan logika biner dalam benak kita ketika melihat tiap fakta yang terjadi. Logika biner inilah yang kemudian mengantarkan kita pada upaya mengkomparasi keberhasilan tersebut dengan keberhasilan kita. Lalu yang terjadi adalah munculnya pola pikir ahistoris atas keberhasilan tersebut, sehingga kita tidak lagi obyektif mengulas tiap poin prestasi itu sendiri, namun lebih melihat pada apa kelemahan atasnya.

Sebenarnya, mengerti akan orang lain itu berbanding lurus dengan mengerti pada diri sendiri. Upaya mendengarkan, melihat, mengukur, dan mengkritisi diri sendiri itu berbanding lurus dengan mendengarkan, melihat, mengukur dan mengkritisi orang lain. Mana yang lebih mudah? Tentu jawaban pertanyaan ini menjadi sangat relatif.

Mungkin jawaban umum akan mengatakan bahwa mengkritik orang lain seharusnya lebih mudah dibanding mengkritik diri sendiri. Sama juga dengan menelanjangi kesalahan orang itu lebih mudah daripada mengakui kesalahan diri sendiri. Jika memang jawaban ini yang kita sepakati, maka mengapa kita juga sulit menghargai orang lain. Apakah kritikan, penilaian, penghargaan, dan pujian atas orang lain itu berbeda? Tidak, kesemuanya adalah wujud eksternalisasi diri atas segala sesuatu di luar diri itu sendiri.

Jika kita mudah menyalahkan, seharusnya kita juga mudah membenarkan. Jika ingin didengar, maka dengarkanlah. Jika ingin berkata, biarkanlah mereka juga berkata. Kita hanya perlu belajar obyektif atas sesuatu. Maka yang harus kita pahami adalah bahwa semakin serius upaya melihat keluar, berarti semakin serius pula kita melihat kedalam. Makin tajam kita melakukan eksternalisasi, maka makin tajam pula kita lakukan internalisasi.

Belajar obyektif dalam melihat diri sendiri dan orang lain inilah yang saya rasakan sangat berat ketika belajar dengan sahabat-sahabat saya di bulan April 2010. Mereka mungkin juga memikirkan hal sama, atau tidak terpikir sama sekali.

Yang terpenting selama bulan itu, saya dan beberapa sahabat lain berupaya untuk memberi tanpa harus meminta. Mendengar tanpa harus berbicara dulu. Mengkritisi diri sebelum mengkritik orang lain. “Membengkeli” diri tanpa “mengendarai” orang lain. Bekerja tanpa berharap akan upah. Belajar tanpa menunggu orang lain belajar. Syukur bila orang lain ikut belajar.

Sumber : http://chabib.sunan-ampel.ac.id/?p=258

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

Alhamdulillah Ya Allah,,,
Sasi sAnGat bErsyUkur padaMu,,,
AtAs bErkat rAhmatMu Sasi biSa menjadi lebih baek sEpErti ini,,,,
tApi sEmua ini sEmakin mEmbuat sAsi merasA takut,,,,

sAsi takut sAlAh, ,,,,
sAsi tAkut jAtuh,,,
sAsi tAkut kAlah,,,
Astagfirullahal'Adzim,,,
sAsi mnta mAaf Allah,,,
prAsAan ini bEgitu sAja hinggAp dalam hAti,,,
tAnpa sAsi sAdAri,,,
Sasi sAngat ciut Allah,,,,
sAsi mohOn pErliNdunGanMU Allah,,,,
sAsi pErcaYa Engkau pAsti selalu bErsamA sAsi,,,,
menemaNi sAsi,,,
dimnapUn sasi bErada,,,

SAngat bEsar hArApan sasi paDaMu Ya Alah,,,

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

Ya Allah,,,
tak lama lagi Q kan memperjuangkan harapanQ,,,
hanya pertolonganMu lah yang Q nantikan,,,,
Q ingin bisa lebik baik dari yang kemaren,,
tapi knapa ada sedikit perasaan takut, ciut yang masih hinggap...
sasi takut Allah,,,
Sasi gag berani.,,,

Ya Allah berikanlah sasi kekuatan,,,,
Sasi ingin bisa memberikan suatu kado spesial di hari bahagiaQ,,,,,
yang akan menyongsong sweetseventeen,,,,
ya Allah,,
sangat besar harapan ini padaMU,,,,,
Sasi percaya akan kekuatan doa,,,,
Sasi yakin sasi bisa,,,
tapi Sasi juga takut,,,,
Ya Allah,,,
Tolonglah Sasi,,,
Sasi sangat mengharapkannya,,
Sasi yakin Engkau pasti ahan memberikan yang terbaik untukku,,,
karena Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,,,
Sasi sayang ALLAH...

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

Ya Allah,,
makasih atas semua yang telah Engkau berikan padaQ,,,
Engkau Maha pengasih lagi Maha Penyayang,,,,
ya Allah maafkan Sasi yang kurang bisa bersyukur padaMu,,,,
sasi meminta maafMU Allah,,,,,

kemarin Engkau telah memberikan yang terbaik untuk sasi,,,,,
tapi masih ada sedikit guratan sakit dalam hati ini,,,,
kenapa dia tidak bisa mensyukuri apa yang telah sasi raih,,,
padahal sasi sudah berusaha untuk berikan yang terbaik untuknya,,,,
sasi kecewa,,,,
kenapa tak ada sedikit serpihan senyum untuk sasi,,,
padahal sasi sangat mengharapkannya,,,,
ya Allah,,,
sasi sakit,,,
sasi mangkel,,,,,
sasi kecewa,,,,
kanapa dia tidak bisa sedikit saja menghargai hasil sasi,,,
kenapa???//
sebesar apakah salahQ padanya???
apakah mungkin ini karna suatu faktor status,,,,
ya Allah ,,,
maafkan Sasi,,,,
Ya Allah buatlah sasi bisa mensyukuri semua ini,,,,
dan bisa menerimanya dengan ikhlas,,,,,,,
Sasi hanya bisa berharap,,,,
suatu saat Dia bisa bangga padaQ,,,,,
tapi gag papa,,,,
jika dia bahagia aQ pun ikut bahagia,,,,
karena dialah panutan bagiQ,,,,,



Dialah panutan bagiQ,,,,,

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

Ikutilah tips berikut ini untuk hidup sehat dan memiliki kualitas hidup yang baik, jalani hidup sehat mulai sekarang. Kesehatan adalah investasi yang sangat berharga. Karena itu, jadikanlah hidup sehat optimal sebagai kebiasaan Anda sehari-hari. Bagaimana Caranya ! Ikuti tips berikut ini :

1. Cukupilah Kebutuhan Gizi Anda
2. Hindarilah LemaK Berbahaya
3. Janganlah pernah Lupa Sarapan
4. Makan Sayur dan Buah yang cukup
5. Minum Air Minimal 8 Gelas Sehari
6. Pertahankan Berat Badan yang Ideal
7. Olah raga yang teratur
8. Cukup Istirahat
9. Hindarilah Rokok dan Minuman Beralkohol
10. Selalu Berpikir Positif
11. Luangkanlah Waktu Untuk Diri Sendiri
12. Perhatikanlah Kebersihan
13. Periksakanlah Kesehatan Anda Secara Teratur
14. Untuk Sumber Makanan, Minuman dan Suplemen pilihlah Bahan Alami
15. Mengkonsumsi Suplemen Sesuai Kondisi dan Kebutuhan Tubuh.

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

Para penggemar Mi Instan, pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3(tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi Mi Instan, jika Anda akan mengkonsumsinya lagi. Dari Informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa Mi Instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi Mie Instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker.

Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir(bekerja) sehingga tidak punya waktu lagi untuk memasak,sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi Mi Instan setiap hari. Akhirnya dia menderita kanker. Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam Mi Instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut.

Ada seorang pramugari SIA (Singapore Air) yang setelah berhenti dan kemudian menjadi seorang ibu rumah tangga, tidak memasak tetapi hampir selalu mengkonsumsi Mie Instan setiap kali dia makan. Kemudian akhirnya menderita kanker dan meninggal.


Ada kisah yang mengerikan :


* Ada orang yang sekarang usianya sekitar 48 tahunan tapi sudah 4 tahun terakhir ini kemana-mana membawa alat, maaf, sebagai pengganti anusnya, karena usus bawah sampai dengan anus telah dipotong sebab sudah tidak bisa dipakai lagi pasalnya waktu mahasiswa dengan alasan ekonomi mengkonsumsi mie instant secara berlebihan sehingga bagian usus yang dipotong tersebut adalah tempat mengendapnya bahan pengawet yang selalu ada di setiap mie instant mungkin sejenis borax pengawet untuk mayat (data menunjukan bahwa import borax dan sejenisnya sangat besar ke Indonesia) dan walhasil menimbulkan pembusukan ditempat tersebut, semoga semua pihak berhati hati dalam mengkonsumsi makanan seperti bakso, sosis, mie dll


* Ada lagi, orang yang pernah kena kanker getah bening (8 kelenjar getah bening kena), dan berobat selama hampir 1 tahun di Singapore menghabiskan lebih dari 1 Milyar pada tahun 1996 sampai 1997 (untung ditanggung kantor), akibat dia mengkonsumsi indomie plus korned selama 4 tahun terus menerus setiap hari(dengan alasan karena istrinya sibuk kerja). Menurut dokter yg mengobati nya, penyebab utamanya adalah pengawet yg ada di indomie dan korned tsb.

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

plang sore,
ujan deres,
ugag reda2,
abis nonton pilm horor,
gludug di sana-sini,
jadi merinding,
klas sepi,,,,
mending plang meski keujanan, daripada mati kaku gara2 ketakutan.

Alhasil,,,,,
malamnya, kpala pusing,diutus ngaji bu nyai blom apal, badan kedinginan, masuk angin,,,,,
eh,,, ternyata masih ada rapat sampek malem,,,,,
tidur kemaleman, bangun kesiangan, tugas seabrek belom dikerjain,
di skolah kelagepan ngerjain PR,,,,,

ckakakakak,,, MELASSSSSSS!!!!!!

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

Pita-pita hitam ini kenapa selalu mengikuti aku?
Betapa sedih dan pilunya aku.
Namun tak kurasa seperti dulu.
Aku sangat tak mengerti yang kurasakan.
Betapa sakitnya.

Tuhan, tolong aku.
Ini begitu sulit.
Namun aku yakin bisa melewatinya.

Pita-pita hitam ini terus menhantuiku.
Mengikuti di setiap jejak langkahku.
Dan ga mau berhenti di satu titik saatku lelah sekalipun.

Aku sudah letih
ingin rasanya berbaring sejenak menepis yang kuanggap pilu dan sendu.
Ada apa sebenarnya gerangan di sana?
Hatiku sangat tak tenang mengingatmu.
Ada apa sayang?

Pita-pita hitam itu semakin menggelapkan pandanganku.
Tak peduli akan letihnya aku.
Letih diikutinya berjalan tanpa henti.
Kenapa ia terus mengikuti aku?
Kenapa?

Tuhan, tolong aku.
Aku tak sanggup dengan semua ini.

Kelam dalam mataku,
nanar pandanganku,
ingin rasanya kurobohkan tubuh ini.
Aku tak sanggup Tuhan.

Pita hitam,
tolong,
berhentilah menjejaki kehidupanku.
Berhentilah demi kelangsungannya.

Pita hitam,
sudah cukup panjang kau ikuti perjalanan hidupku,
sudah saatnya kau istirahat dan menepis semua kenang tentangku.
Pita hitam………

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

hiiiiiih....
gregeten aQ fb Q ugag isok d bka

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

hiiiiii, gregeten aQ, mboh ah, males ngene ki malian,.

ya oppo ki Q gag iso njupuk duit, duh, bokek laan,hiks(eh lebay dech)
tapi yo wes lah, jek gurung rejekine paling,,,,

kudu seng sabar, jenenge nuntut ilmu, pasti yo ono cobaane, seng masalah konco lah, dwit lah, gag nyambung palajarane lah. alah opo ae iku, ojo ngeluh ngono ah, gag apik, kudu nriman,OK!!!!!!!

weleh,,,, engkuk bengi muwadaah pondok cuiw, bakalan tampil dunk, hehehehe rodo ndredek titik . tapi gag popo la, prasaan nervous kan yo mesti ono to,,,, wikikikik, isin aQ.....

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

wuih,,, pagi-pagi gini udah dapet semprot, sekelas pada panas semua, pada marah-m
arah semua, jadi sumpek deh. padahal, aslinya pagi ini Q lagi seneng, tapi ngeliat anak sekelas pada kayak gitu jadi berubah tu mood. huuh SANGAR. Ancene seh, isuk iki lagi ono tugas, mangkane arek-arek podo ngereff kabeh, sebell,,,,.
tapi yo wes lah, jenenge arek enom, egone jek gag kekontrol, tapi lek kegeleken ngene lakyo malah bahaya to, susah dech,. sabar-sabar, dadi wong ki ancene kudu sabar yo,,,

wih malah saiki ustazd e lagi sensi pisan, wih tambah panas wes, peh mantep uripQ dino iki.mogo-mugo ae mene wes gag ngene maneh, amin,,,

waduh engko' mari ngene kudu bimbingan sisan, peh muuales aku, hiks,,,, apes bengetzzzz.
kapan zOw kiriman Q teko, padahal wes tak enteni kaet wingi, hiks,,,,
sebenere seh, ndek wingi Q ketemu areke tapi gag wani nyeluk, sungkan e,,, moso' Q nyeluk arek lanang to, lak yo gag pantes ya,,,, isin intine,,,,, hehehehe,.

Oio ndek bengi Q crito-crito akeh kambek ayik sakdunge turu, ya Allah, menyedihkan banget, ampek nangis, hiks,, (ih,, lebay dech) hahahahha

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

wah,,,,,
abis ini mw ulangan matematika, tiap anak soalnya beda, tergantung kemampuannya. Kan jadi waswas to. yang bikin waswas bukan apa-apanya, tapi tingkatannya itu loe. iya kalo dapet yang gampang, nah kalo kebetulan dapetnya yang susah, kan repot juga jadinya. ya gag??????

tapi gag papa lah, liat ja ntar, moga aja kebetulan soalnya ketuker dari yang susah jadinya yang gampang. hehehehe, gag ilok. gag papa lah, namanya juga siswa, wajar kan kalo waswas kayak gitu.

oiya, seneng banget abis ni kan bakalan ada humapon, besok pembukaannya, pasti rame. Q jadi seneng, semalem aja anak2 udah pada siap2, pondok jadi rame banget. Seru deh,,,,
bentar lagi Q juga mw plang, kan liburan. meskipun mbak2 lagi pada ketar-ketir ngerjain soal sambil ndromos Q bisa seneng2 d rumah. bukannya bahagia di atas penderitaan mbak2 sih, tapi ya nyari celah2 buat refresing ajah. kan seru, ya gag sih. lagian abis itu mbak2 kan langsung full libur, jadi ya tetep aja lebih enak d mbak2nya.

pEnGen tW sElEnGkApnyA......


Jika di post sebelumnya, sudah di bahas soal objek-objek wisata yang ada di Tuban, mulai dari Terminal Terapung, Pemakaman Sunan Bonang, Goa-goa yang ada di Tuban, Air Terjun Nglirip dan juga Batik Tuban yang cantik, yaitu Batik Gedog, sekarang kita akan coba untuk menggali lebih dalam tentang kuliner yang ada di Kota Tuban.

Dan karena Tuban adalah kota pesisir, maka seperti lazimnya kota pesisiran ada 2 ciri khas tentang makanannya, yaitu seafood dan rasa pedas yang menggigit. Jika anda adalah seorang pecinta seafood, maka sangat tidak salah jika anda berwisata kuliner di Kota Tuban. Mulai dari warung kaki lima hingga hotel berbintang, seafood pasti banyak dijumpai.

Mulai sore hari hingga malam, di sepanjang Jalan RE. Martadinata ( depan klenteng kwan sing bio ) anda bisa mencicipi aneka jenis seafood di tenda-tenda kaki lima, menu-menu yang tersedia ikan, cumi, udang, kepiting/rajungan yang diolah dengan di goreng atau dibakar, ikan - ikan yang disediakan benar-benar segar karena masih hidup sebelum dimasak lalu disajikan dengan sambal terasi khas Tuban … dipastikan lidah anda akan bergoyang. Harga yang di tawarkan mulai Rp. 5,000 – 20,000 / porsi.

Masih di Jalan RE. Martadinata, di sebelah timur klenteng anda bisa menjumpai Sate Kambing ” Haji Sapuan “. Menu yang tersedia Sate Kambing , Sate Ati dan Gulai Kambing. Sate Kambing disini terkenal paling enak, empuk dan gurih karena memang kambing yang dibuat memang kambing pilihan, dengan pelengkap sambal kecap. Gulai kambingnya juga ajib, dagingnya empuk. Harganya mulai Rp. 10,000.

Jika anda kebetulan sedang lapar pas tengah malam atau sedang melintasi Kota Tuban pas malam hari, jangan kuatir … anda bisa berkunjung ke area pantai Boom ( depan aloon2 Tuban ). Di area ini, terdapat banyak warung-warung kaki lima, yang berjualan hingga jam 4 pagi. Menu yang di tawarkan beraneka macam, mulai dari gorengan, nasi pecel, nasi cumi ( di Tuban, cumi biasanya dimasak tanpa membuang tintanya, biasanya Cumi dimasak dengan bumbu lodeh , rasanya sangat nikmat ), lalu ada juga rawon, soto, aneka ikan goreng dan Mangut Pe / ikan pari khas Tuban yang rasa pedasnya sangat menggigit. Harganya juga harga damai, mulai dari Rp. 2,500 /porsi.

rajunganLalu, anda juga boleh mencoba Kare Rajungan , yang ada di Jl. Manunggal, di depan SMA Negeri 3. Rajungan disini sangat terkenal lezatnya dan juga pedasnya yang dasyat, warung ini buka mulai jam 10 pagi sampai sore hari. Menu lainnya adalah Mangut Ikan Tongkol dan Pe, Pindang Srani dan juga ada sate kambing.

Bila anda menyukai Belut dan Kodok, anda bisa mencoba masakan Belut dan Kodok, yang dimasak dengan bumbu lengkap di warung yang sudah cukup terkenal di Tuban yaitu Warung ” Bagong “, yang ada di Ds. Prunggahan, sekitar 3 km ke arah selatan pasar Baru Tuban. Harga per porsi Rp. 7,000, dan lebih nendang jika dimakan bareng nasi jagung plus minum es legen ( air nira ).Jika anda ingin mencicipi masakan kodok yang bercita rasa oriental, coba saja Swike ( kodok yang dimasak dengan bumbu tauco kha), rasanya yang asam manis, dipadu dengan sambal cabe rawit dan perasan air jeruk nipis ..pas banget di makan pas siang hari. Masakan ini bisa anda temui di sebuah warung sederhana di Jl. H ahmad Dahlan.

miepangsitUntuk anda yang tidak terlalu suka pedas, ada beberapa makanan yang bisa anda pilih, yang dijamin juga tak kalah lezatnya. Anda boleh mencoba Mie pangsit, yang ada di Jl. Basuki Rakhmat ( depan Gereja GKJ ) atau yang ada di Jl. Slamet Riyadi , keduanya sama enaknya, harga per porsi Rp. 10,000. Mie nya dibuat sendiri , lalu pangsitnya anda bisa memilih pangsit basah atau goreng, dengan isian daging ayam yang di potong kecil-kecil. Untuk pecinta Bakso, anda boleh mencoba bakso “PKPN”, di Jl. Basuki Rakhmat, di belakang pertokoan IKPN, harga per porsi Rp. 5,000, terkenal dengan bakso isi telur puyuhnya dan kuahnya yang bening tapi sangat lezat. Atau anda bisa juga mencicipi Bakso “Fitness”, di Jl. Agus Salim, tepat di sebelah Fitness Centre Tuban. Harga /porsinya Rp. 6,000, dan bisa memilih aneka jenis bakso-nya.

Lalu, anda juga bisa mencicipi ayam panggang yang sangat ajib … ayam panggang ” Tirto Moyo “. Tisoto slekorto Moyo ini ada 2 cabang, yang pertama, ada di lokasi pemandian Bekti Harjo, yang kedua ada di Jl. Pahlawan ( depan SPBU Jl. Pahlawan ). Harga per ekornya, Rp. 45,000, sudah termasuk urap-urapan ( sayuran2 yang di rebus dengan sambal kelapa ) dan juga nasinya. Jika anda penggemar ayam goreng atau soto ayam, perlu mencoba makan di ” Waru ng Soto Sleko “, letaknya pas di bundaran seleko, yang buka mulai jam 5 sore, keistimewaan ayam goreng adalah pemakaian ayam kampung sebagi bahan utamanya, lalu sambal terasinya … sungguh menggugah selera makan.

pecelmadiunUntuk Nasi Pecel, anda bisa mencicipi nasi pecel ” Madiun “, di Jl. Pemuda. Bukanya mulai jam 6 pagi sampai sekitar jam 1 siang. Disini, lauk yang menemani sambal pecel nya lengkap, ada tempe goreng, orek tempe, rendang daging, serundeng dan peyek kacang. Harga Rp. 6,000/porsi.

Sekitar 10 km ke arah barat kota Tuban, yaitu di Jl. Raya Merak Urak, anda bisa mencoba Becek Menthog ( menthog yang semacam itik, di masak serupa opor dengan santan yang agak bening ), dan juga Sate Menthog.

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

Di mata teman-teman mengaji, Gus Dur dikenal sebagai sosok yang humoris, kritis, dan ''mbeling''. Tak jarang dia mengajak debat dan ''mengusili'' kiainya. Suatu hal yang tabu bagi kebanyakan santri. Seperti apa?KH ILHAM Makhal adalah senior KH Abdurrahman Wahid saat belajar di Mualimin Tambakberas, Jombang. Usia dia empat tahun lebih tua jika dibandingkan dengan Gus Dur.Di mata KH Ilham Makhal, Gus Dur adalah orang yang senang guyon.

Setiap pagi dia berpakaian rapi dan membaca koran, sebuah kebiasaan yang jarang dilakukan santri ketika itu. Suatu ketika, Ilham mengkritik perilaku Gus Dur tersebut. ''Gus, sampeyan iku Gus kok maca koran. Seharusnya kan baca Quran,'' ujarnya. Gus Dur pun langsung menjawab enteng, ''Awakmu iku ngerti apa, Ham.''Kebiasaan lain Gus Dur yang tak bisa dilupakan Ilham adalah kegemarannya menggoda orang. Bukan hanya teman-temannya, gurunya pun ikut digoda. Menurut Ilham, salah seorang gurunya, KH Khudlori, paling takut terhadap polisi. Gus Dur memanfaatkan hal itu untuk menggoda dia. Suatu kali, saat KH Khudlori sedang makan, Gus Dur berteriak-teriak di luar. ''Polisi, polisi,'' ucap Ilham menirukan Gus Dur. Mendengar itu, sontak KH Khudlori semburat masuk kamar meninggalkan makanannya. Namun, setelah tahu digoda, KH Khudlori kembali meneruskan makannya. ''Ada-ada saja Gus Dur itu,'' ucap KH Khudlori kala itu. Gus Dur juga dikenal sangat kritis saat sekolah. Hampir setiap jam pelajaran dia menyampaikan pertanyaan, bahkan argumen baru. Termasuk beradu argumentasi walaupun hal semacam itu acapkali dianggap tabu di lingkungan pesantren. Sebab, seorang santri diharuskan tawaduk kepada kiai yang dimaknai sebagai ketaatan mutlak. ''Kalau tidak disampaikan sendiri, Gus Dur minta temannya menyampaikan bantahan dan kritiknya,'' ujar pria 73 tahun itu. Suatu ketika, salah seorang guru menerangkan pelajaran mantiq atau logika. Ada rumus yang menyatakan al-alamu haditsun, kullu haditsun makhluk (alam itu baru dan setiap yang baru adalah ciptaan). Mendengar itu, Gus Dur lantas meminta temannya bertanya. ''Dahulu mana antara alam dan baru.''Gus Dur, kata Ilham, tidak pernah takut. Kepada siapa pun, Gus Dur berani menyampaikan koreksi. Termasuk kepada sang kakek, KH Bisri Syansuri, yang juga pendiri PP Mambaul Maarif, Denanyar, Jombang. Gus Dur sempat mengaji langsung kepada sang kakek. Suatu ketika, KH Bisri membaca kitab halaman 11. Padahal, semestinya, yang dibaca adalah halaman 14. ''Gus Dur langsung angkat tangan dan menyampaikan koreksi agar Kiai Bisri membaca halaman 14.'' Keberanian itu pula yang ditunjukkan Gus Dur dalam menghadapi rezim Orde Baru. Sebelum era reformasi, Gus Dur sudah sering menyampaikan kritik kepada kepemimpinan Orde Baru. Padahal, kala itu, Presiden Soeharto sangat kuat. ''Sekitar 1996, saya pernah mengantar Gus Dur ceramah di Solo yang banyak menyampaikan kritik untuk Orde Baru. Tapi, itu dengan bahasa sindiran dan menggugah kesadaran masyarakat,'' paparnya.Dalam kenangan Ilham, Gus Dur juga memiliki sisi-sisi mbeling. ''Tapi, cocok dengan kepintarannya.'' Saat di Tambakberas, Gus Dur juga mengikuti pengajian KH Fattah yang tak lain adalah pamannya. KH Fattah biasa mengaji dengan bersandar tiang. Di belakang tiang itu terdapat undhak-undhakan (tangga). Gus Dur biasa meletakkan kitabnya di tangga tersebut. ''Tapi, saat pengajian sudah dimulai, Gus Dur masih juga tidak kelihatan. Ketika dipanggil teman-temannya agar ikut mengaji, dia dengan enteng menjawab, 'Kitabku sudah ikut ngaji','' tuturnyaMeski demikian, penguasaan kitab kuning Gus Dur luar biasa. ''Kitab apa pun bisa. Saya belum melihat kiai yang semahir dia dalam penguasaan kitab kuning. Khususnya di Jawa,'' terang Ilham yang kerap diajak Gus Dur menghadiri berbagai kegiatan. Pendidikan politik Gus Dur, menurut dia, juga sangat bagus. ''Gus Dur sering mengatakan bahwa politik itu tutup dan isinya beda,'' ungkapnya. Kalau orang masih bisa mengetahui tutup dan isinya sama, berarti politiknya belum matang. Itu pula yang membuat dia kukuh di barisan PKB kubu Muhaimin, sebelum akhirnya terjadi perseteruan. ''Menurut dia, ya itu cara Gus Dur mendidik. Coba aku musuhi Muhaimin, apa dia bisa,'' beber anggota Dewan Syura DPC PKB Jombang kelahiran 1936 itu. ''Pesannya kepada saya agar selalu jujur dan temen (sungguh-sungguh, Red). Sebab, itu sangat langka sekarang ini.''Dia juga banyak mendapat cerita dari Gus Dur. Termasuk tentang studinya di Mesir dan Iraq. ''Gus Dur bilang hanya empat bulan di Al-Azhar. Dia tidak kerasan karena semua yang diajarkan sudah dia peroleh di ,'' urainya.Karena itu, dia pindah ke fakultas sastra di Baghdad. Dia menilai, itu yang paling bagus. Sebab, untuk bisa masuk harus hafal 1.500 bait syair bersama notnya. ''Gus Dur memenuhi kualifikasi itu. Makanya, (dia) bisa masuk. Tapi, setelah empat tahun, menjelang ujian akhir, dia keluar begitu saja sehingga tidak mendapatkan ijazah. Dia bilang, ijazah tidak penting karena sudah dapat ilmunya.'' Karena itu, Gus Dur tidak pernah punya ijazah. Termasuk saat keluar dari Mualimin Tambakberas. Gus Dur senang menghadapi apa pun dengan gurauan. Ilham pernah menggojlok dia. ''Gus, sampeyan itu tidak akan bisa jadi kiai. Sudah tua, bapak sudah tidak ada, tapi masih saja dipanggil Gus. Saya saja kadang-kadang sudah dipanggil kiai,'' gurau Ilham. Gus Dur tertawa lepas mendengar itu sambil berucap, ''Lha pancen kowe tukang nyuwuk,'' ucap Gus Dur, lantas meneruskan tertawanya. Ilham mengatakan tidak pernah meminta apa pun kepada Gus Dur. Meskipun, setiap datang ke Jakarta dirinya diterima hangat oleh Gus Dur, walau Paspampres melarang. ''Gus Dur juga beberapa kali mampir dan menginap di sini,'' ucap Ilham sambil menunjuk kamar terdepan rumahnya. Ilham hanya sambat Gus Dur pada 2003. Saat itu dia hanya mampu melunasi biaya haji untuk diri sendiri. Sementara untuk istrinya, dia belum bisa. Biaya haji kala itu Rp 22,6 juta. Dia sudah lunas. Tapi, istrinya kurang Rp 20 juta. Agar bisa berangkat bersama sang istri, akhirnya Ilham wadul ke Gus Dur. ''Dalam waktu tiga hari, Gus Dur melunasi kekurangan biaya itu.''Ilham banyak memiliki kenangan masa remaja bersama Gus Dur. ''Waktu main bulu tangkis, saya pernah men-smash sampai bagian tengah kacamatanya retak. Ternyata dia juga masih ingat itu. Dulu dia juga suka menggoda saya dan pernah saya pisuhi,'' bebernya. Selain Kiai Ilham, Pengasuh PP Fatimiyah dan Bahrul Ulum Tambakberas KH Abdul Nashir Fattah juga punya pengalaman menarik dengan Gus Dur. Pria yang usianya 16 tahun lebih muda dari Gus Dur itu menyatakan, waktu Gus Dur mondok di Kiai Fattah (ayah KH Nashir) sekitar 1960, dirinya masih kecil. ''Yang saya ingat, tiap pagi Gus Dur mengangkat tubuh saya naik turun seperti olahraga angkat besi,'' ujarnya. Dia menangis dan menjerit karena perlakuan itu, meski akhirnya malah bercanda karena sudah biasa. Selama di Tambakberas, selain mondok dan bersekolah di , Gus Dur juga mengajar. ''Sebab, santri senior memang biasa diminta mengajar kelas di bawahnya. Bahkan, beliau sempat dipercaya Kiai Fattah menjadi kepala pada usia sekitar 21,'' papar Gus Nashir.Dia menceritakan, Ny Hj Musarofah Fattah (ibu Gus Nashir) pernah bercerita bahwa Gus Dur sering mengaji pada Kiai Fattah saat malam. ''Siangnya, Gus Dur sering diminta mewakili Kiai Fattah. Malamnya, mulai tengah malam, Gus Dur ngaji ke Kiai Fattah, sehingga bisa berdebat dan adu argumen,'' ungkapnya. Sebab, Kiai Fattah adalah pamannya.Gus Nashir mengaku kerap dimotivasi oleh Gus Dur. Khususnya agar sungguh-sungguh belajar. ''Dia juga banyak menceritakan perjalanan hidup Abah (KH Fattah) agar diteladani. Baik di masyarakat maupun di pesantren. Hal itu menancap di dada saya sampai sekarang,'' paparnya.Gus Dur kerap memberi masukan, meski tidak pernah memaksakannya.''Dia pernah menyarankan agar kurikulum diubah karena lebih tinggi dari Al-Azhar. Setelah diberi argumentasi panjang lebar, beliau hanya diam tidak memaksakan sarannya. Setiap dikritik atau didebat, dia juga tidak berkeberatan. Makanya, benar-benar layak disebut bapak demokrasi,'' urainya. Kisah perkenalan Gus Dur dengan Sinta Nuriyah juga terjadi di ruang belajar. Ketika itu, Sinta adalah murid Gus Dur di Tambakberas. Gus Dur mengajar bahasa Inggris dan kesenian.Ny Nurillah, teman sekelas Sinta adalah salah seorang saksi awal dari perjodohan mereka. Perempuan yang juga istri KH Ilham ini mengaku senang diajar Gus Dur. ''Beliau pintar sekali. Saya masih ingat diajari lagu dari yakin ku teguh (Gugur Bunga) dengan mendayu-dayu,'' paparnya. Selain pintar dan enak mengajar, Gus Dur juga banyak melempar joke. Sebagai teman sebangku dan sepondok Sinta Nuriyah, Ny Nurillah mengetahui gelagat cinta Gus Dur pada Sinta. Meski sebagai bagian dari pesantren, dia menyimpan rapat hal itu. Suatu ketika, Nurillah dipanggil ke rumah kiai untuk menata foto dan buku. Begitu Nurillah mengerjakannya, Gus Dur yang juga ada di situ lantas meminta agar melibatkan temannya yang tak lain adalah Sinta Nuriyah. Dari situ Gus Dur bisa lebih sering melihat Sinta, dan keduanya akhirnya menjadi suami-istri.

pEnGen tW sElEnGkApnyA......

Nama lenkapku Srisasi Yuni Nurhayati. Q dilahirkan di Tuban pada tanggal 2 Juni 1993. Q dilahirkan dari seorang ibu yang sangat bijaksana dan ayah yang tegas dan bertanggungjawab. Mereka sangat menyayangiku dan adik-adikku.

Kami tinggal di sebuah desa yang asri di kota Tuban. Meskipun kami tinggal di desa, tapi kami sangat bahagia dan menikmatinya.

Namun kini, tuk sementara Q tinggal di sebuah penjara suci yang penuh dengan kebarokahan dari kyai ataupun guru. Q bisa menemukan segalanya disini. Disini Q bisa mengerti arti hidup yang sebenarnya, dimana kita harus benar-benar bisa menjalani hidup sebagai makhluk sosial. Q dituntut untuk bisa bergaul dengan berbagai macam adat yang kutemui dari teman-tamanq, karena di tempat ini Q tak hanya tinggal dengan satu orang melainkan dengan banyak teman dari berbagai pelosok dunia.

Oh ya, Q memiliki dua orang adik yang pintar, cantik dan baik hati. Q sangat menyayangi mereka. Dan semoga mereka juga menyayangiQ. Kami hanya bisa bercengkrama ketika hari libur saja, lantaran kini Q mondok dan menuntut ilmu di bumi Bahrul Ulum yang kaya akan ilmu,baik umum maupun agama. Meskipun rencananya mereka akan segera menyusul dan ikut mondok disini, agar kami sama-sama memiliki pedoman hidup yang kuat.
Karena kedua orangtuaku bercita-cita agar kami bertiga bisa menjadi anak yang senantiasa bisa berguna.Amiin.

AYAH, IBU Q SANGAT MENYAYANGIMU
SEMOGA SEMUA PERJUANGANMU
BISA MANDAPATKAN HASIL
YANG BISA MEMBUAT
KALIAN BANGGA.

pEnGen tW sElEnGkApnyA......